Monday, February 18, 2008

Fotografer Pribadi

Namaku...Darris
Umurku...Tiga tahun
Hobiku...Fotografi =D




*kiri: Bubblesss! kanan: Yuyu...=D=D*





*kiri: Mau Pergi, kanan: Ayam (lha disuruh poto kita2, eh liat ayam belok deh =D=D)*




*kiri: Latar Belakang Laut, kanan: Latar Belakang Rumah Tetangga =D=D*


*Laut, waktu cuaca cerah, keliatan kapal nun jauh disana*


Moral storynya:
"Kamera Nikon Coolpix S5 sangat mudah digunakan, hingga anak 3 tahun pun dengan segera dapat menguasainya dan menciptakan gambar-gambar indah (adanya jempol yang ikut ke foto di foto Yuyu, dan Bubbles yang blur diabaikan =D=D)"

*Nikooonn berapa lu bayar gue atas iklan iniiii??*

Wednesday, February 13, 2008

Makan Malam di Restoran *halah*

Menu:
- Kentang brokoli saus keju putih
- Chicken Cordon Blue, lengkap dengan asesoris wortel buncis dan french fries, disiram saus keju putih. Biar saus kejunya ngga mubazir...(halah, bilang aja males bikin saus laen ...wekekeke)

Siangnya yang sempet disiapin cuman brokoli, dipilihin dan dipotongin supaya tinggal seduh doang...
Bahan-bahan lain entar aja deh mulai abis arisan...toh biasanya arisan bentaran doang...mulai jam 19.00 kurang...palingan jam 19.30an dah kelar lah...bisa langsung 'pegang'.

Ternyata sodara sodariiiii...arisan ribuuuttt soal tetangga ujung bawah yang emang biang kerok...haduuhhh kelar arisan + beberesnya baru jam 21.00 kurang :(( huaaaaa, keroncongaannn...




*sebelum dikasi saus keju putih*


Walhasil...start jam 21.00, baru kelar 2 jam kemudian ...hiks
(kentang brokoli diduluin supaya krucil bisa makan duluan, kelar jam 21.45an)
Udah siap2 mo makan...hiksss...si Dellynn ngantukk...bobo kudu sama emak...

Akhirnya baru makan ampir tengah malem...:((
Ini hasilnya...




*sesudah pake saus keju*

Tuesday, November 13, 2007

Pindahan...

Insya Allah hari Jumat ato Sabtu besok (16/17 Nov 2007), Mama, mas Darris, dan Dellynn bakalan pindah ke Semarang ikut Ayah...

Bakalan kangen sama Surabaya...
Sama makanannya...
Sama malnya...
Sama jalanannya...
Sama temen-temen...huaaaaaaa
Apalagi Mama lagi suka JCo...hiks, di Semarang belon adaaaa...parah :P


*Kontrakan, tampak depan*

Hari-hari ini mungkin masi bakalan sibuk ngepak-ngepak...
Ke depan juga belon tau kapan mulai onlen lagi...karena kudu urus spidi di rumah kontrakan...
Apalagi katanya spidi kan kadang suka ngga langsung onlen klo apply...yang gak ada jaringan, gak ada nomer, gak ada port...macem-macem alasannya...

Ah, yang penting Darris sama Dellynn dah gak kangen-kangen Ayah lagi...
Bisa tiap hari ketemu Ayah...
Aseeeeeeeekkk...


*view laut :D*

Tuesday, October 30, 2007

Garage Sale (Minggu, 4 November 2007)

Ini ceritanya kan kita (Mama, Darris, & Dellynn), mau pindah ke Semarang ikut Ayah. Nah, padahal kita masih punya beberapa barang di ruko yang kemungkinan ngga kepake lagi. Daripada ditumpuk aja, mendingan dijual lagi toh?

Daftar barang-barang yang mau dilego:

- 1 Ruko, dioper kontrak, sisa 12 bulan : Rp. 18 juta (nego)
   (Ruko Rungkut Megah Raya B-35, Jl. Raya Kalirungkut)

- 1 cash register/cash drawer : Rp. 400.000,-
- 1 set komputer pribadi, built-up ACER : Rp. 3 juta
- 1 set komputer SERVER, built-up HP (Hewlett-Packard) dg Harddisc 250 GB : Rp. 6 juta

- 1 White board, double side 180x90, stand up : Rp. 400.000,-
- 6 biji kursi (plastik, kakinya pipa) : Rp. 360.000,-
- 2 meja komputer simple : @Rp. 45.000,-

- 1 set mesin ID card : Rp. 1,75 juta (dengan printer)/Rp. 1,25 juta (tanpa printer)
Terdiri dari:
a. mesin laminating ID Card
b. mesin plong/potong ID Card
c. printer pixma iP 1700 (sudah modif)
d. bahan ID Card untuk 5000pc (satu rim bahan), telah terpakai kira-kira 80pc (8 lembar bahan)

Info tambahan:

Barang-barang tersebut rata2 dibeli November 2006.
Lokasi garage sale di: Ruko Rungkut Megah Raya B-35, Jl. Raya Kalirungkut, kecuali komputer & printer pixma, yang udah diangkut ke rumah.

Bagi yang mo dateng ato mo beli, harap konfirm dulu ya.

Saturday, September 22, 2007

Kurma Impor, Asli atau Manisan?

Dari artikel "Jangan berbuka dengan yang manis manis" oleh Herry Mardian.
Artikel ini saya temui di milis-milis, tapi ada yang mengutipnya di blog pribadi, salah satunya di http://muslimkeluarga.blogspot.com.

----

"Kurma, dalam kondisi asli, justru tidak terlalu manis. Kurma segar merupakan buah yang bernutrisi sangat tinggi tapi berkalori rendah, sehingga tidak menggemukkan (data di sini dan di sini). Tapi kurma yang didatangkan ke Indonesia dalam kemasan-kemasan di bulan Ramadhan sudah berupa ‘manisan kurma’, bukan lagi kurma segar. Manisan kurma ini justru ditambah kandungan gula yang berlipat-lipat kadarnya agar awet dalam perjalanan ekspornya. Sangat jarang kita menemukan kurma impor yang masih asli dan belum berupa manisan. Kalaupun ada, sangat mungkin harganya menjadi sangat mahal."

Pernah lihat atau makan kurma Tunisia yang biasanya dikemas dalam kardus ukuran 500gr? Merknya macem-macem, Lyra, Hijra, dkk. Bisa diperoleh di supermarket ternama di kota anda (bahasa iklan.com). Kurmanya kering, tapi dagingnya empuk dan rasanya manis sekali. Dimakan enak, dipegang gak begitu belepotan.

Beberapa hari yang lalu setelah aku baca artikel ini di milis Sehat, aku tanyakan bapakku apakah kurma aslinya seperti itu. Bapak yang kebetulan pernah kursus di Swedia dan punya teman orang Tunisia, bilang kalau beliau pernah dibawakan kurma ASLI Tunisia.

Asli disini selain dari jenisnya (jenis kurma macem-macem juga, ada yg dari Tunisia, Irak, dsb; tekstur dan rasanya juga beda2, ada yang kering, ada yang basah. Seperti pisang lah, jenisnya macem-macem, dengan karakteristik sendiri-sendiri), juga dari prosesnya. Kurma yang jadi oleh-oleh tersebut belum diproses sama sekali. Dicangking gitu aja dari Tunisia.
Bentuknya PERSIS seperti yang dijual disini. Manisnya juga sama. Kata beliau, kurma Tunisia kalau dibiarkan, makin lama akan makin manis.

Aku tanyakan juga kurma yang dikemas dalam wadah plastik bening bertutup putih. Biasanya kurmanya basah dan warnanya lebih gelap daripada kurma Tunisia yang kecoklatan. Aku pikir yang itu yang dimaksud kurma manisan. Ternyata juga bukan. Kurma yang itu memang lebih basah, tapi jenisnya memang begitu. Beda dengan kurma Tunisia.

Pernah juga aku makan kurma Irak. Waktu itu mau lahiran anak pertama, dan baca kalau kurma bagus untuk proses kelahiran dan menyusui. Langsung deh hunting kurma (latah ye? hehehe...). Sayangnya Lebaran udah lewat, udah jarang kurma di pasaran. Hamil besar hunting sampe ke pasar Ampel, juga malah masi pada tutup kupatan :D:D Walhasil cari di supermarket2 dapetnya kurma Irak itu di Giant. Jenisnya lebih kering, lebih keras, dan kurang manis daripada kurma Tunisia.

Soal harga, rasanya sama aja ya. Rata2 20-30rb/500gr. Mahal? Relatif. Wong enak kok :D:D

Jadi, kurma impor yang mana yang dibahas? Kok kayaknya gak jelas ya?

Tetep makan kurma yuk...:))